Kapanlagi.com - Aurelie Moeremans, aktris dan penyanyi berbakat, baru saja merilis buku perdananya berjudul 'Broken Strings'. Karya berjudul 'Broken Strings' ini langsung menjadi sorotan publik.
Aurelie Moeremans berani membagikan sisi gelap yang dialaminya sebagai korban pelecehan seksual di bawah umur lewat buku tersebut. Dirinya pun mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban grooming di masa lalu saat masih remaja. Tak hanya itu saja, namun wanita kelahiran 8 Agustus 1993 ini juga memberikan akses gratis kepada siapa saja untuk membaca 'Broken Strings' lewat tautan di akun Instagram.
Ia berharap 'Broken Strings' jadi suara bagi korban serupa. Tujuannya meningkatkan kesadaran bahaya manipulasi dan pentingnya perlindungan.
Baca juga artikel mengenai Aurelie Moeremans lainnya di Liputan6.com.
Aurelie Moeremans Beri Bukti Mutlak
Menanggapi pernyataan dari Roby Tremonti, Aurelie pun akhirnya ikut buka suara. Dirinya pun menjelaskan mengenai mengapa pernikahannya bisa dibatalkan. Aurelie menyebutkan jika pernikahan di keyakinannya memang tidak bisa dengan mudah dibatalkan. Namun, perlu adanya pemeriksaan ketat dari otoritas gereja yang berwenang untuk menentukan batal tidaknya sebuah pernikahan.
"Status liber hanya dapat diberikan apabila setelah pemeriksaan oleh Gereja dan otoritas Vatikan ditemukan bahwa pernikahan tersebut sejak awal tidak pernah sah, misalnya karena adanya paksaan, manipulasi, atau syarat sakramental yang tidak terpenuhi," kata Aurelie saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).
lebih lanjut, dirinya menyebutkan jika terbitnya status liber menjadi bukti mutlak jika pernikahannya dengan Roby Tremonti dianggap tidak valid sejak awal secara hukum kanonik.
Roby Tremonti Bantah Lakukan Grooming
Viralnya E-Book 'Broken Strings' yang menjadi memoar Aurelie Moeremans ini pun membuat banyak netizen menduga-duga akan sosok dari karakter Bobby. Nama aktor Roby Tremonti turut terseret dan diduga menjadi sosok dari Bobby.
Menanggapi hal ini, Roby Tremonti pun langsung memberikan klarifikasi dan menggelar konferensi pers. Dalam keterangannya, Roby membantah jika disebut sebagai pelaku child grooming pada Aurelie hingga melakukan KDRT selama menjalani pernikahan.
"Saya menolak disebut melakukan grooming atau pedofilia. Saya memiliki bukti video wawancara lama di mana Aurelie mengakui bahwa dia sudah berciuman pertama kali pada umur 13 tahun di Belgia, jauh sebelum mengenal saya," ujar Roby saat melakukan wawancara di kediamannya Kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).
Lebih lanjut, Roby juga mengungkapkan jika pertemuannya dengan Aurelie ialah saat sang aktris telah berusia 16 tahun. Roby juga menjelaskan jika pada pertemuannya, Aurelie dianggap telah mengerti hal-hal dewasa.
1. Roby Tremonti Bantah Adanya Ancaman Pernikahan dan KDRT
Tak hanya membantah telah melakukan child grooming, namun dalam klarifikasinya, Roby juga membantah adanya ancaman untuk menikah hingga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Roby mengungkapkan jika pernikahan yang dilakukan tidak ada unsur paksaan dan ancaman seperti kabar yang beredar.
Ia menyebutkan jika sebelum pemberkatan, dirinya dan Aurelie Moeremans telah melakukan wawancara secara terpisah oleh Romo. Jika sang Romo menemukan adanya sedikit indikasi paksaan atau ancaman, maka pernikahan tersebut tidak bisa terlaksanakan.
"Itu tidak benar. Logikanya sederhana. Satu, jika saya sejahat itu (seperti iblis yang dituduhkan), foto-foto itu pasti sudah tersebar sekarang karena saya tidak terima dituduh macam-macam. Dua, saya menantang untuk membuktikan keberadaan foto telanjang tersebut. Sampai detik ini, tidak ada foto seperti itu di jagat maya. Tiga, tuduhan ancaman ini muncul pada tahun 2013. Mengapa saat itu dia tidak lapor polisi jika memang benar ada ancaman?" ujar Roby Tremonti.
Bukan hanya soal ancaman pernikahan saja, namun ia juga membantah adanya KDRT selama pernikahan.
"Saya tidak pernah melakukan KDRT. Sejak isu ini muncul tahun 2013, tidak pernah ada laporan polisi (LP) atau bukti visum mengenai kekerasan fisik," lanjutnya.
2. Roby Tremonti Akui Hubungi Hesti Purwadinata dan Edo Borne
Bukan hanya memberikan klarifikasi mengenai grooming hingga ancaman dan KDRT, namun Roby Tremonti juga buka suara soal adanya dugaan ancaman terhadap Hesti Purwadinata.
Dirinya mengungkapkan memang benar menghubungi Hesti Purwadinata dan Edo Borne melalui DM Instagram dan WhatsApp. Namun, ia membantah adanya ancaman dalam chat yang dikirim.
"Jangan dipelintir tentang timeline saya WA siapa dulu ya dan DM siapa dulu. Seingat saya, saya DM itu Edo Borne (suami Hesti) karena suami dari Hesti. Jelas nama ini melibatkan Hesti Purwadinata ya," ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan jika isi chat tersebut tidak ada nada ancaman terhadap Hesti atau Edo Borne.
"Tolong di-highlight apa adanya itu. Supaya ini nggak jadi polemik yang dipelintir di media sosial. Bahasa ancam itu nggak ada. Pakai satu (emoji) aja udah sopan, apalagi dua. Saya mendoakan sehat selalu ya, Do," lanjutnya.
Meski begitu, Roby juga menegaskan akan membawa ke jalur hukum bila diperlukan. Akan tetapi, dirinya pun tidak bisa memastikan apakah benar-benar dibawa ke jalur hukum atau tidak.
"Saya mengatakan apabila diperlukan. Karena berita ini saya tahu akan ramai. Digarisbawahi ya, bukan berarti saya pasti ke jalur hukum, tapi apabila diperlukan. Dengan EYD yang sangat jelas," kata Roby.
3. Langkah Berani Aurelie Moeremans Ungkap Kisah Korban Grooming
Aurelie Moeremans telah mengambil langkah berani dengan merilis buku berjudul 'Broken Strings'. Buku ini menceritakan pengalamannya menjadi korban grooming secara jujur.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku," tulis Aurelie Moeremans lewat unggahan Instagram pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Melalui 'Broken Strings', Aurelie berharap dapat memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat. Ia juga ingin menyoroti bahaya grooming serta pentingnya perlindungan bagi korban.
4. Pengakuan Aurelie Moeremans Mengenai Manipulasi Orang Dewasa
Aurelie Moeremans secara terbuka mengakui pernah menjadi korban manipulasi oleh orang dewasa. Pengakuan ini ia sampaikan melalui bukunya 'Broken Strings' yang menggugah.
Ia menceritakan bagaimana dirinya dimanipulasi dan dieksploitasi emosional serta mental. Pengalaman pahit ini terjadi saat Aurelie masih berusia sangat muda.
"(Buku Broken Strings) Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri. Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban," lanjutnya.
5. Kronologi Pilu dalam Buku 'Broken Strings' Aurelie Moeremans
Buku 'Broken Strings' mengisahkan perjalanan Aurelie Moeremans yang menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun. Ia dipaksa menikah dan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh mantan suaminya.
Dirinya menyebutkan, jika hubungannya dengan sosok yang dia samarkan sebagai “Bobby” awalnya tampak penuh perhatian dan kasih sayang. Love bombing yang diberikan pun perlahan berubah menjadi kontrol emosional, isolasi sosial, manipulasi, serta kekerasan fisik dan psikologis hingga membuat hubungan toxic yang menghancurkan masa mudanya.
Aurelie juga mengungkapkan sempat dilarang bertemu orang tuanya dan diancam dibunuh. Aurelie Moeremans menceritakan bahwa sosok yang ia samarkan namanya sebagai Bobby berusaha mengisolasi dirinya dari orang tua. Hal ini diduga sebagai bagian dari pola kontrol dan manipulasi dalam proses grooming yang dialaminya.
Tak hanya itu saja, dalam memoar tersebut, Aurelie menggambarkan bagaimana Bobby secara systematic memisahkan dirinya dari lingkungan sosialnya, termasuk membatasi komunikasi dengan orang tua, teman, dan dunia luar.
Dalam Broken Strings, Aurelie Moeremans menggambarkan proses melepaskan hubungan masa lalunya sebagai sesuatu yang tidak instan, penuh konflik batin, dan berlangsung bertahun-tahun. Bukan sekadar “putus”, tapi proses keluar dari ikatan traumatis (trauma bond) akibat grooming dan kontrol emosional.
6. Dukungan Hesti Purwadinata untuk Aurelie Moeremans Berujung Ancaman
Setelah Aurelie Moeremans merilis bukunya dan mengungkapkan pengalaman pahitnya, Hesti Purwadinata memberikan dukungan. Hesti membagikan ulang unggahan Aurelie di Instagram Story sebagai solidaritas.
Namun, setelah memberikan dukungan tersebut, Hesti Purwadinata justru menerima ancaman dari pihak tak dikenal. Ancaman ini diduga terkait pengungkapan kasus grooming yang dialami Aurelie.
"Gw tunggu feedbacknya yah bro... gw lewat lu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti... dan gw kenal elu juga... tolong feedbacknya. Oke Do gw udah berusaha mengjangkau kalian berdua yah... tapi keliatannya memang tidak direspons... gw tunggu 1x24 jam yah bro... kalo memang tidak ada respons... jadi gw tau musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," ujar ancaman yang diterima oleh Edo Borne suami Hesti Purwadinata yang diperlihatkan Aurelie melalui akun Instagram.
7. Aurelie Moeremans Tak Repost Dukungan Demi Lindungi Teman
Melihat Hesti Purwadinata menerima ancaman, Aurelie Moeremans memutuskan tidak lagi membagikan ulang dukungan. Ia khawatir orang lain yang bersimpati akan turut menerima ancaman serupa.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk perlindungan Aurelie terhadap orang-orang yang telah mendukungnya. Ia ingin menjaga keamanan para pendukungnya dari potensi bahaya.
"Kalau aku yang diancam, aku bisa terima, Tapi kalua sampai orang lain ikut kena hanya kerena berdiri di sampingku, itu berat," ujar Aurelie Moeremans melalui Instagram.
8. Profil Aurelie Moeremans dan Perjalanan Kariernya di Dunia Hiburan
Aurelie Moeremans dikenal sebagai figur publik multitalenta yang aktif di dunia hiburan Indonesia. Selain kariernya sebagai aktris dan model, ia juga dikenal sebagai penulis yang berani menyuarakan isu personal dan sosial melalui karya autobiografisnya.
Aurelie memulai kariernya di dunia hiburan sejak tahun 2007, menunjukkan bakatnya sejak usia muda. Ia mengawali karier sebagai model dan bintang iklan televisi sebelum merambah ke dunia sinetron dan film. Perjalanan karier Aurelie Moeremans meliputi berbagai peran dalam film, sinetron, dan FTV. Ia telah membintangi banyak judul populer di layar lebar dan televisi, seperti sinetron Cinta Puteri, Putri yang Ditukar, Magic hingga Mantan tapi Menikah.
Beberapa film yang dibintangi Aurelie juga cukup populerantara lain 'Partikelir' (2018), 'Menunggu Pagi' (2018), 'Story of Kale: When Someone's in Love' (2020), dan Baby Blues (2022).
9. Cara akses buku 'Broken Strings'
Berikut ini cara akses dan mendownload buku 'Broken Strings' milik Aurelie Moeremans:
1. Buka Akun Instagram Aurelie Moeremans di @aurelie.
2. Klik link yang ada di bagian profilnya berupa linktr.ee/aureliemoeremans.
3. Di halaman tautan, pilih buku Broken Strings dengan versi yang ingin dibaca berupa Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris
10. Pesan Kuat 'Broken Strings': Kekuatan dan Penyembuhan
Buku 'Broken Strings' tidak hanya menyajikan narasi personal Aurelie Moeremans, tetapi juga pesan penting. Buku ini tentang kekuatan, penyembuhan, dan keberanian bangkit dari keterpurukan.
Kisah inspiratif ini diharapkan memberikan dukungan bagi banyak orang yang menghadapi trauma masa lalu. Ini adalah langkah berani yang patut diapresiasi dari seorang Aurelie Moeremans.
11. FAQ terkait Aurelie Moeremans dan Buku 'Broken Strings'
1. Siapa Aurelie Moeremans?
Aurelie Moeremans adalah aktris, model, penyanyi, dan penulis asal Indonesia yang dikenal lewat berbagai sinetron, film layar lebar, serta karya autobiografisnya.
2. Apa itu buku Broken Strings?
Broken Strings adalah buku memoar karya Aurelie Moeremans yang mengisahkan pengalaman pribadinya sebagai korban grooming dan hubungan manipulatif sejak usia remaja.
3. Apakah Broken Strings berdasarkan kisah nyata?
Ya. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata Aurelie Moeremans, dengan beberapa nama dan detail disamarkan demi privasi.
4. Isu apa yang diangkat dalam buku Broken Strings?
Buku ini mengangkat isu grooming, manipulasi emosional, isolasi sosial, trauma bonding, serta proses pemulihan kesehatan mental korban.
5. Mengapa buku ini menjadi perhatian publik?
Karena keberanian Aurelie membagikan kisah pribadinya membuka diskusi luas tentang grooming dan hubungan tidak sehat, terutama yang dialami korban di usia muda.

2 hours ago
5

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2040860/original/072763400_1522312913-Aurelie_Moeremans__10_.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445203/original/097845600_1765817899-ClipDown.com_591161306_18548330746044788_1648649853542134396_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460853/original/058795000_1767324180-jo_yon_woo.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4802810/original/053841500_1713248231-taeyongtae_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394894/original/052191200_1761643550-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444392/original/014135000_1765777470-000_37JZ7BR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386521/original/008951800_1761014023-WhatsApp_Image_2025-10-20_at_18.03.46.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444443/original/001865200_1765778958-063_2212040810.jpg)