Aurelie Tanggapi Roby Tremonti Pertanyakan Keabsahan Surat Pembatalan Nikah

2 hours ago 3

Diterbitkan 14 Januari 2026 11:20 WIB

Aurelie Tanggapi Roby Tremonti Pertanyakan Keabsahan Surat Pembatalan Nikah
Aurelie Moeremans/Instagram/aurelie

Kapanlagi.com - Kisah masa lalu antara aktris Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti kembali menjadi sorotan publik setelah buku memoar berjudul Broken Strings viral. Dalam buku tersebut, Aurelie mengungkap pengalaman pahitnya selama menjalani pernikahan di masa remaja, termasuk dugaan menjadi korban child grooming hingga kekerasan dalam rumah tangga.

Menanggapi isi buku tersebut, Roby Tremonti akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi terkait status pernikahan mereka yang dilakukan pada 10 Oktober 2011 silam. Roby Tremonti secara terbuka mempertanyakan keabsahan surat pembatalan nikah atau status liber yang pernah ditunjukkan oleh Aurelie beberapa tahun lalu.

Meskipun mengakui adanya pernikahan tersebut, Roby merasa janggal karena hingga saat ini ia mengaku tidak pernah memegang dokumen resmi pembatalan tersebut. Di tengah perselisihan ini, Roby sendiri diketahui sudah melamar kekasih barunya yang bernama Dinda dan tengah mempersiapkan masa depan mereka.

Simak juga berita lainnya di Liputan6.com.

1. Aurelie Jelaskan Soal Status Liber

Menanggapi keraguan yang dilontarkan pihak Roby, Aurelie Moeremans memberikan penjelasan mengenai prosedur di Gereja Katolik. Ia menegaskan bahwa dalam keyakinannya, sebuah pernikahan yang sah secara sakramen memang tidak bisa dibatalkan begitu saja oleh manusia. Menurutnya, dokumen yang ia miliki merupakan hasil pemeriksaan ketat dari otoritas gereja yang berwenang.

"Status liber hanya dapat diberikan apabila setelah pemeriksaan oleh Gereja dan otoritas Vatikan ditemukan bahwa pernikahan tersebut sejak awal tidak pernah sah, misalnya karena adanya paksaan, manipulasi, atau syarat sakramental yang tidak terpenuhi," kata Aurelie saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).

2. Bukti Mutlak Pernikahan Tidak Valid

Aurelie menambahkan bahwa terbitnya status liber tersebut merupakan bukti mutlak bahwa ikatannya di masa lalu dianggap tidak valid sejak awal secara hukum kanonik. Baginya, dokumen tersebut adalah bukti kuat yang tidak perlu lagi diperdebatkan validitasnya karena sudah melalui proses panjang di tingkat tertinggi otoritas gereja.

"Fakta bahwa status liber saya terbit justru menegaskan bahwa pernikahan tersebut secara kanonik tidak valid sejak awal, bukan 'dibatalkan'," katanya.

3. Roby Tremonti Tetap pada Pendiriannya

Di sisi lain, Roby Tremonti tetap pada pendiriannya bahwa ia tidak pernah menerima bukti fisik pembatalan pernikahan itu. Ia merasa sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam sakramen tersebut, ia seharusnya memegang dokumen yang sama. Ketidakberadaan surat tersebut di tangannya membuat Roby mempertanyakan kejelasan status hukum mereka di mata gereja.

"Surat resmi dari gereja bahwa ada pembatalan pernikahan, saya tidak pernah pegang itu," ujar Roby di kawasan Cituereup, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).

4. Roby Sanggah Tindakan KDRT

Roby juga menceritakan pengalamannya saat Aurelie meminta bantuan untuk mengurus narasi pembatalan tersebut. Ia mengaku keberatan jika harus menuliskan pengakuan mengenai tindak KDRT demi melancarkan proses administrasi di gereja. Baginya, kejujuran dalam narasi tersebut jauh lebih penting daripada sekadar mendapatkan selembar surat pembatalan.

"Tapi syaratnya untuk gereja Katolik itu kan harus ada narasi dari masing-masing pasangan untuk kenapa mau gitu. Ya di situ saya harus menulis bahwa saya KDRT. Kan nggak mungkin (saya tulis), saya nggak melakukan," katanya.

Berita Foto

(kpl/far/fbi)

Read Entire Article