BMKG Tegaskan Broadcast 'Squall Line' di Malam Tahun Baru Hoax!

2 weeks ago 18

Jakarta -

Viral beredarnya informasi di media sosial dan broadcast terkait ancaman fenomena Squall Line (garis badai) yang akan menghantam wilayah Jabodetabek secara destruktif pada malam pergantian tahun baru. BMKG menegaskan informasi tersebut adalah hoax.

"Tidak benar (hoax)," demikian pernyataan Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama BMKG, Rabu (31/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan terkini, BMKG tidak mendeteksi adanya pembentukan awan Cumulonimbus berupa barisan memanjang (Squall Line) di Samudra Hindia yang bergerak menuju pesisir Jawa sebagaimana diklaim dalam informasi viral tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara umum, BMKG menginformasikan kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek pada malam pergantian tahun 2025-2026 adalah berawan hingga berawan tebal.

BMKG juga mencatat adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah Jabodetabek. Rincian sebaran wilayah potensi hujan ringan diantaranya, di sebagian wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Kabupaten Bogor, Kab. dan Kota Bekasi, Kab. dan Kota Tangerang. Sementara hujan ringan-sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kep. Seribu.

BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh narasi yang bersifat menakut-nakuti terkait informasi hoax tersebut. BMKG menegaskan fenomena cuaca merupakan hal yang dapat diprediksi secara saintifik. BMKG menegaskan pihaknya merupakan satu-satunya lembaga resmi yang berwenang mengeluarkan peringatan dini cuaca. Oleh karenanya, warga diimbau berhati-hati dan mengecek informasi resmi dari BMKG.

"BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jabodetabek dan juga seluruh wilayah Indonesia untuk tetap menjalankan rencana perayaan tahun baru dengan waspada, tanpa rasa takut berlebihan. Pastikan selalu update informasi cuaca di laman InfoBMKG," katanya.

(yld/imk)

Read Entire Article