Demo di Kedubes AS, Massa Ojol Tuntut Bebaskan Presiden Venezuela Maduro

2 hours ago 3
Jakarta -

Massa ojek online (ojol) menggelar demo di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat, pada hari ini. Mereka menuntut AS membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Iya, salah satu tuntutan kami juga adalah bagaimana bebaskan Maduro," ujar Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online (O2) Indonesia Cecep Saripudin di depan Kedubes AS, Rabu (14/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cecep juga menuntut AS tidak lagi melakukan agresi ke Venezuela. Menurutnya, Venezuela seharusnya mendapat kebebasan dalam berdemokrasi.

"Venezuela adalah bagian negara yang seharusnya mendapatkan satu kebebasan dalam demokrasi, kebebasan dalam menjalankan negaranya. Amerika sebagai simbol negara demokrasi hari ini omong kosong karena faktanya hari ini seluruh hukum-hukum internasional dilanggar oleh Amerika," katanya.

Cecep meminta Pemerintah RI memberikan kecaman kepada AS. Ia menegaskan Venezuela adalah negara yang berdaulat.

"Salah satunya juga kita juga meminta pemerintah hari ini memberikan satu, apa, kecaman lah terhadap Amerika yang dilakukan terhadap Venezuela, karena Venezuela hari ini adalah negara yang demokratis, negara yang berdaulat," ujarnya.

Selain itu, Cecep meminta Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan Perpres tentang regulasi ojol. Ia meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan ojol.

"Hari ini kami hadir meminta kepada Presiden untuk segera mengeluarkan Perpres karena pada saat ini, sampai dengan hari ini, kawan-kawan ojek online penderitaannya sangat luar biasa. Potongan-potongannya sangat luar biasa," kata Cecep.

"Maka kami meminta negara hadir di dalam kesejahteraan kawan-kawan ojek online dengan mengeluarkannya satu regulasi atau yang disebut dengan Perpres," sambungnya.

Massa ojek online menggelar demo di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat, hari ini. Jalan Medan Merdeka Selatan arah Jalan MH Thamrin kini ditutup.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (14/1/2026) pukul 11.50 WIB, Jalan Medan Merdeka Selatan, sudah ditutup untuk kendaraan bermotor. Penutupan dilakukan di dua arah, baik dari arah Patung Kuda maupun Tugu Tani.

(maa/maa)


Read Entire Article