Kondisi Istri Mansyur S Sebelum Meninggal Dunia, Sempat Menurun

1 week ago 21

Diterbitkan 06 Januari 2026 14:30 WIB

Kondisi Istri Mansyur S Sebelum Meninggal Dunia, Sempat Menurun
Mansyur S di pemakaman Rosidah © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kepergian Hj. Rosidah binti Ismail, istri dari penyanyi dangdut Mansyur S, menyisakan cerita perjuangan melawan penyakit. Almarhumah diketahui sudah cukup lama mengidap penyakit diabetes. Namun, dalam satu tahun terakhir, kondisi kesehatannya menunjukkan penurunan yang sangat signifikan dan membutuhkan perawatan intensif.

Irvan Mansyur menjelaskan bahwa pihak keluarga sudah melakukan berbagai upaya medis untuk menyembuhkan sang ibu. Mulai dari pengobatan rutin hingga perawatan di rumah sakit sudah dijalani demi memberikan kenyamanan bagi almarhumah di usia senjanya yang ke-75 tahun.

Diabetes yang diidap sang ibu ternyata membawa komplikasi lain yang memperberat kondisi fisiknya. Menurut Irvan, penyakit tersebut sudah mencapai tahap yang cukup parah hingga menyebabkan luka-luka khas penderita diabetes yang sulit untuk disembuhkan kembali.

"Mungkin kronologinya saya cerita dulu bahwa usia Ibu saya sudah 75 tahun dan mempunyai diabetes. Jadinya mungkin setelah berjalan satu tahun ini, mungkin penyakit diabetesnya ini sudah parah, ya kan. Dan kita juga sudah semaksimal mungkin, yang terbaik memberikan pengobatan ataupun berobat, itu ya," ujar Irvan Mansyur di rumah duka, Senin (5/1/2026).

Baca berita Mansyur S lainnya di Liputan6.com.

1. Setahun Belakangan Rosidah Ngedrop

Meski diabetes sudah lama diderita, namun masa-masa berat baru dirasakan pihak keluarga setahun belakangan ini. Perubahan kondisi fisik almarhumah terlihat sangat nyata, di mana ia mulai kehilangan kemampuan untuk berjalan secara mandiri dan lebih banyak berbaring.

"Diabetesnya sudah lama, tapi mungkin satu tahun inilah yang agak berat," kata Irvan.

2. Sempat Dirawat di RS

Mansyur S di pemakaman Rosidah © KapanLagi.com/Budy Santoso

Almarhumah sempat menjalani rawat inap di rumah sakit pada awal bulan Desember lalu. Setelah dua minggu dirawat, keluarga memutuskan untuk membawa sang ibu pulang dan merawatnya secara mandiri di rumah dengan pengawasan yang tetap ketat.

"Dirawat kemarin dapat dua minggu ya, di awal Desember. Itu dua minggu. Dan sudah di rumah mungkin kurang lebih tiga minggu ini. Tapi karena ada luka-luka diabet, jadinya mungkin tambah parah ya. Jadi kondisinya ya sudah usia ya... Kita kembalikan lagi lah," ucap Irvan.

3. Keluarga Pasrah

Mansyur S menangis di pemakaman Rosidah © KapanLagi.com/Budy Santoso

Keluarga mengaku hanya bisa berserah diri kepada takdir Tuhan setelah melihat segala ikhtiar yang telah dilakukan. Bagi mereka, kenyamanan almarhumah di masa sakit adalah prioritas utama sebelum akhirnya dipanggil menghadap Sang Pencipta.

"Ya apa ya... Pokoknya kita berikan pengobatan yang terbaik. Insya Allah mudah-mudahan... Tapi kan kalau Allah udah menentukan yang lain kan kita harus ikhlas. Ya kan, kembalikan lagi bahwa ini Allah yang berkehendak," pungkas Irvan.

Read Entire Article