Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto bercerita kerja keras Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat pandemi COVID-19. Prabowo menyebut Jokowi negosiasi dengan sejumlah pemimpin negara demi ketersediaan beras di Tanah Air.
Cerita Prabowo itu disampaikan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2025). Awalnya, Prabowo mengatakan bahwa panen raya dan swasembada adalah kemenangan bangsa yang merdeka.
"Hari ini kita telah mencatat suatu kemenangan yang penting, tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat, tidak mungkin. Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau makan, pangan tergantung bangsa lain," kata Prabowo dalam pidatonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, Prabowo menyinggung kondisi Indonesia saat pandemi COVID-19. Menurutnya, saat itu Indonesia butuh beras dan negara-negara yang memiliki beras tidak mau menjualnya ke Indonesia.
"Begitu ada COVID, negara yang punya beras tidak mau jual ke kita. Saya tahu waktu itu, saya sudah menteri, saya ngerti bener-bener, presiden kita waktu itu (Jokowi) sampaikan ke saya, beliau terbang ke sini, terbang ke sana, nego sama pemimpin-pemimpin negara yang punya beras," ucapnya.
Berkat hubungan baik Jokowi dengan beberapa pemimpin dunia, akhirnya Indonesia mendapat pasokan beras ketika COVID-19. Namun, Prabowo tidak menyebut pemimpin negara mana yang dimaksud.
"Waktu COVID adalah pembuka mata, waktu COVID pandemi adalah warning peringatan, lampu kuning bagi bangsa Indonesia jangan mau, jangan lengah, jangan tergantung bangsa lain, apalagi untuk makan," imbuhnya.
(fas/tor)

1 week ago
12




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460853/original/058795000_1767324180-jo_yon_woo.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467358/original/078193400_1767875810-1.jpeg)






