Serdadu Sam Menolak Pola Album Konvensional Lewat Kronik, Refleksi Kegelisahan Batin dan Sosial

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Setelah merilis single “Kami adalah Badai,” “Agrippina,” dan reinterpretasi atas karya klasik Harry Roesli, yakni “Setengah Tiang,” kini musisi Serdadu Sam memperkenalkan album Kronik —sebuah rangkaian lagu yang memotret kegelisahan batin, refleksi sosial, serta pencarian eksistensi.

Kronik menampilkan bentuk audio-naratif yang kaya tekstur. Album ini cara Serdadu Sam menolak pola album konvensional dengan merangkai cerita lewat 13 trek yang bukan hanya sekadar lagu. Materi album ini ibarat bab-bab dari sebuah buku hidup yang menawan.

Album Kronik juga menggambarkan ambisi, ketamakan, kegagalan, perpisahan, pertobatan, kehilan...

Read Entire Article