SATUAN Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari membantah tudingan menu dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, dalam kondisi busuk dan berlendir. Bantahan ini disampaikan setelah beredarnya pihak SDN 3 Sindang Sari protes menu MBG yang diterima dalam keadaan busuk dan tak layak konsumsi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kepala SPPG Sindang Sari Abib Saputra menyatakan narasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menegaskan seluruh menu MBG telah melalui proses pengolahan dan distribusi sesuai standar operasional prosedur. “Informasi yang menyebut makanan tidak layak konsumsi adalah tidak benar,” kata Abib dalam keterangan resmi Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 14 Januari 2026.
Menu MBG yang dibagikan pada Senin, 12 Januari, terdiri atas nasi putih, telur ceplok asam manis, tumis buncis dan wortel, tempe bacem, serta buah anggur. Dia mengatakan, pendistribusian dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan dikonsumsi siswa tak lama setelah tiba di sekolah.
Meski demikian, SPPG mengakui adanya keluhan dari sejumlah siswa yang mengalami sakit perut, mual, dan pusing usai menyantap makanan tersebut. Abib mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan sekolah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan. Namun, SPPG tidak merinci berapa jumlah siswa yang mengeluh maupun hasil pemeriksaan medis lanjutan terhadap mereka.
SPPG Sindang Sari juga menepis tudingan bahwa makanan yang disajikan dalam kondisi busuk atau berlendir. Menurut Abib, hasil pengecekan internal menunjukkan menu yang disajikan masih dalam kondisi layak konsumsi. “Dugaan bahwa makanan tersebut busuk dan berlendir tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan,” ujarnya.
Untuk menindaklanjuti polemik tersebut, SPPG menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara guna melakukan pemeriksaan dan uji sampel makanan. Berdasarkan pengecekan awal, menu MBG dinyatakan aman dan tidak menimbulkan kejadian luar biasa. Namun hingga kini, hasil uji laboratorium secara rinci belum dipublikasikan ke masyarakat.
Sebelumnya, seorang perempuan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) krem dan kerudung kuning protes soal menu makan bergizi gratis yang diterima di SDN 3 Sindang Sari. Perempuan itu memperlihatkan kondisi makanan dalam ompreng MBG yang sebelumnya dimakan oleh murid.
“Apa tanggapan kamu orang. Ngasih ini tempe busuk, anggur busuk. Ini bukan binatang. Ini anak sekolah. Kalau murid kami keracunan, apa kamu mau tanggung jawab? Tolong temui saya sama yang punya MBG ya. Ini penghinaan buat kami,” katanya dalam video yang beredar di media sosial.
Perempuan itu juga sempat bertanya pada murid SD soal rasa makanan yang mereka santap. "Ini ya, ini tempe yang busuk untuk guru-guru. Kamu orang (bertanya ke murid) gimana rasa tempenya?" tanya perempuan itu kepada murid.
"Pahit..." jawab para murid bersamaan.
"Anggurnya gimana?" tanya perempuan itu lagi.
"Busuk..." sahut sejumlah murid.
"Jadi ini saya tidak mengada-ada. Saya tembusin langsung ke Pak Pampres, tolong Pak Mardianto yang terhormat, sampaikan ke Presiden Prabowo Subianto dari Lampung Utara, SDN 3 Sindang Sari, Pak Pamres, karena kamu sudah jadi pampres di sana, bisa langsung ke Presiden Prabowo. Inilah bukti," tutur perempuan tersebut.










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445203/original/097845600_1765817899-ClipDown.com_591161306_18548330746044788_1648649853542134396_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460853/original/058795000_1767324180-jo_yon_woo.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4802810/original/053841500_1713248231-taeyongtae_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394894/original/052191200_1761643550-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444392/original/014135000_1765777470-000_37JZ7BR.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444443/original/001865200_1765778958-063_2212040810.jpg)
