Korban Bencana Sumatera Dapat Rp 15 Ribu per Hari

2 weeks ago 16

‎KEMENTERIAN Sosial memberikan sejumlah bantuan dan dukungan untuk korban yang terdampak bencana Sumatera. Salah satunya perihal bantuan dana jaminan hidup yang diberikan per orang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

‎Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan per orang akan mendapat bantuan untuk jaminan hidup sebesar Rp 15 ribu per hari atau RP 450 ribu per bulan. Dana bantuan itu akan disalurkan ke masing-masing penerima setiap bulan.

‎"Untuk memberikan dukungan tiga bulan pertama saat berada di hunian sementara atau tetap, kami memberikan bantuan Rp 450 ribu per orang selama tiga bulan," kata dia dalam rapat koordinasi satgas pemulihan pascabencana bersama pimpinan DPR, kementerian-lembaga, serta sejumlah kepala daerah dari Aceh, di Banda Aceh, dipantau secara daring pada Selasa, 30 Desember 2025.

‎Selain bantuan jaminan hidup, Kemensos juga memberikan dukungan pasca kedaruratan bagi keluarga yang terdampak bencana. Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyatakan kementerian akan memberi bantuan sebesar Rp 3 juta untuk membeli perlengkapan di hunian sementara atau tetap. "Apakah itu alat-alat dapur, peralatan rumah tangga yang lain seputar isian rumah per keluarga," ucapnya. 

‎Kemensos, kata dia, juga memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta per keluarga terdampak bencana Sumatera untuk mendukung pemberdayaan serta pemulihan ekonomi pascabencana. Selain itu, santunan untuk korban bencana Sumatera juga sebagian sudah mulai disalurkan.

‎Gus Ipul berujar sudah ada 86 ahli waris di sejumlah daerah terdampak yang menerima santunan tersebut. Korban meninggal akan mendapat santunan Rp 15 juta yang diserahkan ke ahli waris, sedangkan untuk korban luka-luka mendapat santunan sebesar Rp 5 juta.

‎"Semua (bantuan) disalurkan setelah melalui proses asesmen, beserta (koordinasi data) BNPB, dan sudah ditandatangani pemerintah daerah," ucap Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini.

‎Adapun berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana per Selasa, 30 Desember 2025 pukul 13.20, tercatat korban jiwa banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera mencapai 1.141 orang. Korban jiwa terbanyak terdapat di Provinsi Aceh dengan 514 orang tewas. Sebanyak 213 korban jiwa di antaranya berasal dari Aceh Utara.

‎Di Sumatera Utara, korban tewas akibat banjir dan tanah longsor mencapai 365 orang. Tapanuli Tengah tercatat paling terdampak dari segi korban jiwa, yaitu 127 orang meninggal. 

‎Sedangkan di Sumatera Barat, tercatat terdapat 262 orang meninggal akibat bencana Sumatera. Sebanyak 192 korban jiwa di antaranya berasal dari Kabupaten Agam.

‎Bencana Sumatera yang melanda 52 kabupaten atau kota di tiga provinsi tersebut juga membuat ratusan ribu jiwa mengungsi. BNPB mencatat ada 399,2 ribu orang belum dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Jumlah pengungsi tertinggi terjadi di Aceh Utara dengan 166 ribu orang.

‎Selain itu, sebanyak 166.743 ribu rumah mengalami kerusakan. Rinciannya sebanyak 53.514 rumah rusak berat, 41.899 rusak sedang, dan 71.330 rumah mengalami kerusakan ringan.

‎Sarana dan prasarana juga terdampak bencana Sumatera. Data BNPB menyatakan ada lebih dari 3 ribu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. Kemudian sebanyak 215 fasilitas kesehatan rusak, 806 rumah ibadah rusak. Serta tercatat sebanyak 97 jembatan dan 99 terputus akibat diterjang air bah.

Read Entire Article