Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik

2 weeks ago 23

INFO TEMPO - PT PLN (Persero) mendukung penuh keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini sekaligus ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional di awal tahun, diiringi komitmen PLN untuk terus menjaga keandalan dan kualitas layanan kelistrikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan non-subsidi secara regulasi dilakukan setiap tiga bulan. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), dengan mempertimbangkan perubahan parameter ekonomi makro seperti nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” ujar Tri.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut berlaku bagi 25 golongan pelanggan, dengan subsidi listrik tetap diberikan kepada kelompok yang berhak.

Langkah ini dinilai memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengelola pengeluaran di awal tahun, sehingga konsumsi dan aktivitas ekonomi dapat terus berjalan secara stabil.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa keputusan tarif listrik yang tidak mengalami kenaikan pada Triwulan I 2026 memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha dalam merencanakan kebutuhan energi listrik.

“Awal tahun umumnya diiringi dengan berbagai kebutuhan rumah tangga dan aktivitas usaha yang kembali berjalan. Dengan tarif listrik yang tetap, masyarakat memiliki kepastian dalam mengatur pengeluaran sehingga daya beli dapat terus terjaga,” ujar Darmawan.

Darmawan menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional. Upaya tersebut dilakukan agar seluruh pelanggan dapat menikmati layanan kelistrikan yang aman, berkelanjutan, dan berkualitas.

“Bagi kami, listrik bukan sekadar layanan, melainkan fondasi bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal dan layanan terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan produktif,” tutup Darmawan.(*)

Read Entire Article