Meski begitu, Pramono menyebut rencana untuk membuka rute-rute tersebut masih dalam tahap pengajuan dan membutuhkan persetujuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M,” ujarnya.
Menurut Pramono, jika rute Bandara Soetta–Blok M disetujui dan beroperasi, tingkat okupansi penumpang diproyeksikan tinggi, sebagaimana rute Transjabodetabek lain yang saat ini sudah berjalan.
“Saya yakin pasti dari bandara ke Blok M akan ramai sekali,” kata Pramono.
Lalu, tingginya minat masyarakat terhadap layanan Transjabodetabek dari kawasan penyangga, seperti dari wilayah industri Jababeka juga menjadi sorotan Pemprov DKI. Misalnya, antusiasme penumpang pada rute-rute yang telah beroperasi sebelumnya.
“Seperti sekarang ini PIK 2 ke Blok M atau juga dari Bogor ke Blok M yang luar biasa,” ujarnya.

2 hours ago
1
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367787/original/032564600_1759313976-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2398599/original/066826600_1541143192-20181102-Sawit-Leuser-2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460853/original/058795000_1767324180-jo_yon_woo.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467358/original/078193400_1767875810-1.jpeg)












