DPD RI dan Kemendes Siapkan Penghargaan Green Village pada Hari Desa Nasional 2026

15 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk memberikan penghargaan bagi desa yang berhasil mempertahankan kelestarian lingkungannya.

Penghargaan ini disebut desa paling hijau (green village) dan bertujuan mendorong desa-desa lebih peduli pada pelestarian lingkungan.

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026.

Dia menilai, upaya pelestarian lingkungan di tingkat desa memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah

"Kami akan segera bekerja sama, ini bocorannya, kami juga akan buat desa yang paling 'green', 'Green Village', desa yang paling hijau," ujar Sultan, melansir Antara, Minggu (18/1/2026).

"Kerja sama nanti DPD dengan Kementerian Desa, desa mana yang paling hijau, yang paling bisa mempertahankan ekologisnya. Itu juga kami akan apresiasi setinggi-tingginya," sambung dia.

Penghargaan ini merupakan bagian dari agenda Green Democracy yang diusung DPD RI, yakni inisiatif pendidikan politik yang mendorong pembangunan demokratis sejalan dengan pelestarian lingkungan.

Selain itu, Sultan juga menyampaikan ucapan selamat Hari Desa Nasional 2026 kepada seluruh desa di Indonesia. 

"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPD RI, dari Aceh sampai Papua, kami ikut berbahagia dan mengucapkan selamat Hari Desa Nasional 2026," ucap dia.

Kemendes Dorong Penguatan Desa

Apresiasi atas kerja-kerja yang dinilai progresif dan konsisten dari Kemendes PDT dalam mendorong pembangunan desa di seluruh Indonesia. 

Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto serta Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria yang dinilai berhasil mengawal berbagai program strategis berbasis desa.

Sebelumnya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Hari Desa Nasional 2026 sebagai momentum bersama dalam menyatukan langkah guna mewujudkan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto.

"Maka, mari jadikan momentum Hari Desa Nasional di Boyolali ini untuk sama-sama menyatukan energi kita,” ucap Yandri.

Pembangunan desa perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

"Upaya tersebut dinilai penting untuk mendorong pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat desa," ucap Yandri.

Asta Cita Keenam Dimulai dari Desa

Asta Cita keenam merupakan agenda Presiden Prabowo Subianto yang mengarahkan pembangunan nasional berbasis desa sebagai upaya pemerataan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan. 

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menyampaikan, Kemendes PDT telah menyiapkan 12 langkah strategis untuk mendukung pencapaian agenda tersebut.

Sejumlah program yang dijalankan mencakup penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan ketahanan pangan melalui desa swasembada, pengembangan kemandirian energi dan air di desa, serta pengolahan lanjutan produk unggulan desa. 

Selain itu, Kemendes PDT juga mendorong lahirnya desa berorientasi ekspor, penguatan peran pemuda sebagai penggerak desa, serta penyelarasan program lintas kementerian dan lembaga agar lebih efektif di tingkat desa.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, yang mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”. 

Read Entire Article