KEPALA Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Letnan Kolonel Try Poerwanto, menjelaskan ihwal klaim milisi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka yang mengaku melakukan penembakan terhadap pesawat di Yahukimo, 14-16 Januari kemarin.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Rekaman video aksi penembakan pesawat yang melintas dalam ketinggian rendah di Yahukimo, Papua Pegunungan itu tersebar luas di pelbagai kanal media sosial. TPNPB menyatakan penembakan dilakukan oleh Batalyon HSSBI Kodap XVI Yahukimo.
"Video yang diklaim TPNPB adalah video lama yang diunggah kembali untuk membuat situasi seakan keruh," kata Try saat dihubungi Tempo, Sabtu, 17 Januari 2026.
Dia menuturkan, hingga sejauh ini tidak ada satu pun pesawat hercules milik TNI maupun pesawat kepresidenan yang terkena peluru dari milisi TPNPB di Yahukimo. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sebelumnya diagendakan berkunjung ke Yahukimo batal mengunjungi wilayah tersebut.
"Kami menegaskan apa yang disampaikan mereka adalah propaganda, hoax belaka," ujar Try.
Dia melanjutkan, TNI juga tak mengakui soal penetapan Yahukimo dan sejumlah wilayah lain sebagai zona konflik oleh TPNPB. Dia mengimbau agar publik tak khawatir dengan pernyataan-pernyataan yang disampaikan TPNPB.
"Organisasinya (TPNPB) saja kami tidak mengakui. Kami mengimbau agar publik tetap tenang, TNI akan melindungi rakyat di mana pun," kata Try.
Sebelumnya, Juru bicara TPNPB Sebby Sambom mengklaim pihaknya menembak pesawat yang terbang rendah di Yahukimo sepanjang 14-16 Januari kemarin.
"Kami tembak karena memasuki wilayah perang di Yahukimo," kata Sebby dalam keterangan tertulis, Sabtu.
Dia menuturkan, penembakan pesawat yang diduga milik TNI itu terjadi di Jalan Gunung, Yahukimo. Berdasarkan informasi dari lapangan, kata dia, milisi TPNPB telah membuat badan pesawat berlubang.
Sebby mengimbau agar pesawat sipil di Papua tidak berfungsi sebagai transportasi pengangkut militer, termasuk alutsista TNI.
"Kami siap tembak, silakan tinggalkan wilayah perang Yahukimo," ujar Sebby.
Yahukimo menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan TPNPB sebagai zona konflik Papua. Sebby Sambom mengatakan, terdapat 9 daerah yang ditetapkan sebagai zona konflik.
Sembilan daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Yahukimo; Pegunungan Bintang; Nduga; Puncak Jaya; Intan Jaya; Maybrat; Dogiyai; Paniai; dan Deiyai. "Kami akan tembak siapa pun yang masuk wilayah ini," ucap dia, April 2025.





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460853/original/058795000_1767324180-jo_yon_woo.jpeg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467358/original/078193400_1767875810-1.jpeg)










